Effect of Use of Sodium Hydroxide (NaOH) on Geopolymer Making Using Perlit Materials, Basalt, Feldspart

  • Muhammad Amin Balai Penelitian Teknologi Mineral- LIPI
Keywords: baslat, feldspart, perlit, geopolimer, NaOH, sodium silikat

Abstract

Research was conducted on the manufacture of geopolymers with pearlite, basalt and feldspart materials with variations of NaOH 15 M, 25 M, 35 M and 45 M. In this study, we will know the effect of using NaOH in the manufacture of geopolymers. Variables in this study included percent of total use of pearlite, basalt and pearlite and variations in NaOH molarity. Geopolymers are environmentally friendly materials that are commonly developed as alternative materials to replace conventional cement. The results of physical analysis in this study that carried out measurements were absorption, porosity, fuel shrinkage, dry bulk density. Based on the research, the lowest fuel shrinkage value was obtained using feldspart material with 200 mesh fineness, at 2.11%, the lowest porosity value using basalt material with 35 M NaOH which was 20.73%, the lowest absorption value was obtained using basalt material with NaOH 45 M variation is 11.17% and the highest dry bulk density test results are using basalt material with 45 M NaOH variation with a value of 1.88 gr / cm3. Based on the results of the research variations of NaOH affect the absorption and porosity values ​​which are increasingly the percentage of addition of NaOH, the value of absorption and the value of porosity are getting smaller and the density becomes higher so that the strength of geopolymers increases.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anonim. 2013. http://civil-list.blogspot.co.id/2013/09/metode-pengujian-berat-jenis-dan_13.html. Diakses pada tanggal 24 Februari 1016 Pukul 09.00 WIB.

Anonim. 2013. https://id.wikipedia.org/wiki/Porositas. Diakses pada tanggal 24 Februari 1016 Pukul 09.00 WIB.

Anonim. 2015. http://bapakpengertian.blogspot.co.id/2015/05/Pengertian-Proses-Pembentukan-Ciri-Batu-Basalt-Adalah.html. Diakses pada tanggal 24 Februari 1016 Pukul 09.00 WIB.

Arini, dkk. 2013. Pasta Ringan Geopolimer Berbahan Dasar Lumpur Bakar Sidoarjo dan Fly Ash Perbandingan 3:1 Dengan Tambahan Aluminum Powder dan Serat Alam. Jurnal Teknik Pomits. Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan,Institut Teknologi Sepuluh November. Vol. 1. No. 1. Hal 1-5.

Ali. J. C. 2009. Pembuatan Panel Beton Ringan Berbasis Perlit dan efek Komposisinya Terhadap Karakteristiknya. Universitas Sumatera Utara. Medan.

Bayuseno, dkk. 2010. Sintesis Semen Geopolimer Berbahan Dasar Abu Vulkanik Dari Erupsi Gunung Merapi. ROTASI Jurnal Teknik Mesin. Vol. 12. No. 4. Hal 10−16.

Darmawi dan M. Amin Indra Putra. 2009. Perbedaan Struktur Mikro, Kekerasan, Dan Ketangguhan Baja HQ 705 Bila Diquench dan Ditemper Pada Media Es, Air Dan Oli. Jurnal Rekayasa Mesin Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya . Vol. 9. No. 1. Hal 1-7.

Edahwati, Luluk. 2007. Kinetika Reaksi Pembuatan NaOH Dari Soda Ash dan Ca(OH)2. Jurnal Penelitian Ilmu Teknik. Teknik Kimia FTI-UPN”Veteran” Jatim. Vol. 7. No. 2. Hal 55-63.

Fairus, dkk. 2009. Proses Pembuatan Waterglass Dari Pasir Silika Dengan Pelebur Natrium Hidroksida. Jurnal Teknik Kimia Indonesia Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknonogi Nasional. Vol. 8 No. 2. Hal 56-62.

Heltina, Desi dan Khairat. 2011. Adsorpsi Logam Cu (II) Menggunakan Perlit Yang Teraktifasi Dengan Asam Clorida (HCl). Jurnal Teknik Kimia Universitas Riau. PROSIDING SNTK TOPI 2011 ISSN. 1907-0500. TMA08 – 32.

Indiani, Eva dan Ngurah Ayu Ketut Umami. 2009. Keramik Porselen Berbasis Feldspar Sebagai Bahan Isolator Listrik. TELKOMNIKA Jurusan Fisika Universitas Diponegoro. ISSN 1693-6930. Vol 7. No. 2. Hal 83-92.

Kusumastuti, E. 2012. Pemanfaatan Abu Vulkanik Gunung Merapi Sebagai Geopolimer Suatu Polimer Anorganik Aluminosilikat. Jurnal MIPA Universitas Negeri Semarang. ISSN 0215-9945. Hal 66-76.

Nurhakim. 1999. Bahan Galian Industri. Fakultas Universitas Gajah Mada. Yogyakarta.

Nuryanto dan Frank Edwin. 2012. Optimasi Pemanfaatan Potensi Felspar Banjarnegara Jawa Tengah Untuk Industri Keramik. Jurnal Riset Industri. Vol. VI. No. 1. Hal. 87-96.

Parno. 2008. Keramik: Karakteristik Pembuatan dan Penggunaannya. Buku Ajar IKIP Malang. FMIPA Jurusan Fisika.

Prasetya, dkk. Pengaruh Konsentrasi NaOH Terhadap Kandungan Gas CO2 Dalam Proses Purifikasi Biogas Sistem Continue. Jurnal Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Brawijaya. Hal 1-7.

Pujianto, dkk. 2013. Kuat Tekan Beton Geopolimer Dengan Bahan Utama Bubuk Lumpur Lapindo dan Kapur (155M). Konferensi Nasional Teknik Sipil 7 (KoNTekS 7) Universitas Sebelas Maret (UNS).

Samekto, Wuryati dan Candra Rahmadiyanto. 2001. Teknologi Beton. KANISIUS. Yogyakarta.

Sari, dkk. 2011. Pembuatan Panel Beton Berbasis Perlit dan Aplikasinya sebagai
Insulator Panas. Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi TELAAH.Volume
29. Hal 1-7.

Sidik, Umar. 2012. Sintesis Metakaolin dan Abu Terbang sebagai Prekursor Geopolimer (Skripsi). Universitas Indonesia.

SNI 1969:2008. Cara Uji Berat Jenis dan Penyerapan Air Agregat Kasar.

Sumajouw, Martin D.J dan Reky S. Windah. 2014. Kuat Tekan Beton Geopolymer Berbahan Dasar Abu Terbang (Fly Ash). Jurnal Sipil Statik Vol.2 No.6. ISSN: 2337-6732. Hal 277-282.
Published
2019-04-01
How to Cite
Amin, M. (2019). Effect of Use of Sodium Hydroxide (NaOH) on Geopolymer Making Using Perlit Materials, Basalt, Feldspart. Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan, 7(1), 97. https://doi.org/https://doi.org/10.35450/jip.v7i1.126
Section
Articles